Rabu, 06 Mei 2015

The Financial Tips1

Let's Plan Now, and Play Later
MASIHKAH ADA ALASAN UNTUK TIDAK MENABUNG
Quoting : Safir Senduk


"Siapa, sih, yang tak ingin punya tabungan? Saya juga mau, kok,
menabung. Masalahnya, uang saya habis terus..."

"Belum lagi anak-anak minta dibelikan sepatu..."

"Saya kan juga perlu beli ini dan itu..."

"Ah, saya memang enggak berbakat mengelola uang..."

Kata-kata tersebut diatas mungkin akrab di telinga Anda,
atau mungkin Anda sendiri yang mengalaminya. Anda
ingin sekali bisa menabung, tapi dalam prakteknya, hal itu sulit
dilakukan. Anda selalu kehabisan uang di akhir bulan
sehingga tidak bisa menabung. Apakah Anda tergolong orang yang
seperti itu?

Jangan kecil hati. Semua orang hampir pasti akan mengalaminya.
Menabung (melakukan investasi secara rutin) seringkali dilakukan
untuk berbagai macam tujuan. Namun demikian, apabila Anda
menyisihkan uang secara rutin, maka uang yang Anda kumpulkan
tersebut bisa sangat bermanfaat.

Seseorang yang memiliki penghasilan sebesar Rp 1 juta per bulan,
misalnya, setelah setahun menabung hanya memiliki saldo rekening Rp
200 ribu di rekeningnya. Setelah ditanya kenapa jumlah saldo
rekeningnya cuma sebesar itu setelah bekerja setahun, ia mengatakan
penghasilannya sering habis dipakai dalam sebulan. Jadi, ia tidak
bisa menabung.

Sebetulnya, kalau ia mau menabung sebesar Rp 100 ribu saja setiap
bulan, maka pada akhir tahun ia sudah akan memiliki jumlah saldo
rekening sebesar Rp 1,2 juta, plus bunganya.
Apakah situasi seperti ini cukup akrab di telinga Anda?
Atau, apakah Anda juga mengalaminya?


MENINGKATKAN DAN MENEKAN

Saya akan beberkan satu cara buat Anda. Kalau selama ini
Anda selalu membelanjakan dulu uang Anda sehingga
selalu kehabisan uang untuk ditabung, kenapa sekarang Anda
tidak membalik proses itu?
Ketika Anda mendapatkan gaji Anda pada tanggal 25, sisihkan
dulu sebagian uangnya untuk ditabung, baru kemudian sisanya
dibelanjakan. Bila itu Anda lakukan secara rutin, maka
setelah setahun, Anda sudah akan memiliki simpanan dalam jumlah
besar.

Bila Anda melakukan hal itu, maka Anda tidak ada
alasan lagi untuk tidak menabung. Yah, mungkin saja uang yang bisa
Anda belanjakan jadi berkurang. Tapi itulah konsekuensinya:
Anda perlu memiliki sejumlah dana sebagai cadangan untuk
masa depan Anda.

Sebagai contoh, penghasilan Anda tadinya adalah Rp 1 juta
per bulan. Tadinya, Anda biasa membelanjakan Rp 1 juta
tersebut sampai habis. Sekarang, dengan Anda menabung Rp 100
ribu per bulan di muka, maka total pengeluaran Anda cuma
tinggal Rp 900 ribu per bulan.

Bila Andamerasa jumlah itu tidak cukup, maka Anda
harus melakukan satu diantara tiga pilihan dibawah ini:
1.    Meningkatkan pendapatan. Dalam contoh di atas, pendapatan Rp 1
juta ditingkatkan menjadi Rp 1,1 juta. Dengan Andatetap
menabung Rp 100 ribu, maka pengeluaran Andabukan lagi Rp 900
ribu, tapi kembali menjadi Rp 1 juta.
2.    Menekan pengeluaran. Dalam contoh di atas, Anda bersedia
untuk menekan pengeluaran Anda yang tadinya Rp 1 juta
menjadi Rp 900 ribu saja.
3.    Melakukan keduanya, yakni meningkatkan pendapatan sekaligus
menekan biaya hidup. Dalam contoh di atas, Anda bisa
meningkatkan pendapatan Anda menjadi Rp 1,1 juta, dan
menekan pengeluaran Anda menjadi Rp 900 ribu. Dengan
demikian, Anda malah memiliki selisih yang lebih besar lagi
untuk ditabungkan!

Terserah Anda , mana dari ketiga cara tadi yang hendak Anda
pilih. Yang paling penting, Anda harus membiasakan diri
untuk menabung. Dalam hal ini, apabila Anda mengalami
kesulitan untuk menabung karena alasan selalu kehabisan, maka
Anda bisa menabung di muka begitu Anda mendapatkan
penghasilan.

Ingat selalu: Anda perlu dana cadangan untuk masa-masa yang
terduga kelak. Sangatlah tidak bijak bila kita egois umtuk memenuhi
semua kebutuhan kita saat ini dan secara tidak langsung akan
menelantarkan pemenuhan kebutuhan anak-anak kita kelak.


KE MANA MENABUNG?

Ada banyak pilihan yang bisa Anda gunakan sebagai tempat
menabung. Salah satu tempat menabung yang paling populer bagi orang
Indonesia adalah tabungan di bank. Kelebihan tabungan adalah bahwa
dana dalam tabungan bisa diambil kapan pun Anda inginkan.
Kelemahan tabungan adalah bahwa pada saat ini, umumnya tabungan di
bank hanya memberikan bunga yang kecil.

Selain itu, Anda mungkin juga bisa menabung dengan membeli
emas. Bila Anda menabung sebesar, katakan, Rp 200 ribu per bulan,
Anda mungkin bisa membeli emas yang jumlahnya sesuai dengan
nilai uang yang Anda tabungkan. Pada saat ini, banyak
tersedia koin emas yang bisa dibeli dengan jumlah satu gram saja.
Sebagai alternatif, Anda bisa juga menabung ke dalam bentuk
investasi seperti Reksa Dana. Reksa Dana adalah sebuah bentuk
investasi dimana uang yang Anda tabungkan akan dikelola oleh
sebuah tim Manajer Investasi untuk diinvestasikan ke dalam berbagai
macam produk investasi. Untuk bisa berinvestasi dalam Reksa Dana,
bisa dimulai dengan jumlah persyaratan dana minimal sebesar Rp 100
ribu.

Jelas, ada beberapa pilihan bila Anda hendak menabung. Kenapa tidak
memulainya?

Salam Sukses
The Financial Tips

Tidak ada komentar:

Posting Komentar